• LinkedIn
  • Join Us on Google Plus!
  • Subcribe to Our RSS Feed

Jumat, 18 Agustus 2017

Fakta Unik dari Perlombaan Panjat Pinang

Jumat, Agustus 18, 2017 // by Jobel RD Samaloisa // // No comments


Dalam memperingati HUT RI disetiap pelosok negeri, selalu ditemui beberapa perlombaan yang sangat unik dan berkesan mentolerir persatuan dan kesatuan. Sebut saja salah satunya perlombaan panjat pinang, perlombaan ini terkesan selalu diiringi tawa lepas dari penonton. Semua itu berkat aksi-aksi pemanjat pinang yang mengundang tawa. Namun ada banyak hal yang menarik yang harus sama-sama kita ketahui dalam perlombaan unik dan menyenangkan tersebut.

1. Kompak
Dalam mencapai puncak hadiah dan mengibarkan benderah merah putih diatas pohon perlombaan panjat pinang, perlu yang namanya kekompakan tim. Bagaimana menyusun posisi pemanjat sehingga mampu mencapai puncak untuk merah hadiah.

2. Tantangan batangan pohon yang licin
Batangan pohon pinang yang di atasnya menjuntai hadiah-hadiah menarik, tentu untuk menggapai hadiah tersebut tidak semudah dalam berucap. Karena pohon yang mau dipanjat sudah dilumuri gomok atau oli sehingga membuat pemanjat susah untuk merangkulnya.

3. Kekuatan
Dalam proses memanjat pinang power/kekuatan selalu menjadi andalan, jika pemanjat tidak memiliki power yang baik maka akan sangat susah untuk mencapai puncak hadiah.

4. Penampilan pemanjat

Hal yang membuat lucu ketika pemanjat dengan bekas oli atau gomek yang menempel di badan maupun wajah terkadang sulit dikenali orangnya, wajah kesakitan terpancar di wajah pemanjat, akibat diinjak oleh sesama kawan untuk membuat suatu strategi memanjat.

Dalam perlombaan ini, terkadang rasa persatuan dan kesatuan yang terpancar sangat-sangat kental, dari aksi para pemanjat dengan wajah bak anggota tentara siap maju kemedan perang membuat hiburan menarik untuk masyarakat yang menyaksikan kegiatan panjat pinang. Semuanya tanpa perbedaan, semua tertutupi oleh sebauh momen perlombaan.


Namun yang menjadi pertanyaan, apakah kita mampu memelihar rasa persatuan dan kesatuan layaknya sedang menyaksikan perlombaan panjat pinang, tentunya kita akan menjawabnya dalam hati dan mewujudkannya dalam tindakan. HUT RI ke-72 sama-sama kita sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat dari penjajahan, imperialism dan kolonialisme, memanggil atau mengajak kita untuk mewujudkan rasa nasionalisme yang tinggi sehingga kecintaan kita akan Negara Kesatuan Republik Indonesia benar-benar kokoh akan persatuan dan kesatuan, Dirgahayu Indonesia.

**** 

Jobel Rifi Dasasius Samaloisa
"Membaca adalah salah satu cara melawan kebodohan.

0 komentar:

Posting Komentar